Sabtu, 15 Mei 2010

TELAH DI KETUMUKAN NAGA DI INDONESIA

TRELEP
Naga ternyata benar-benar ada? Nah, binatang ini kalau diperhatikan, mirip sekali dengan naga yang digambarkan dalam mitologi kuno. Binatang ini juga bisa terbang, tapi tidak dapat menyemburkan api.

Binatang yang berbentuk menyerupai naga dalam mitologi kuno ini, adalah sejenis binatang kadal. Ukuran badannya kecil, antara 20-40 cm.

Pada saat keadaan darurat terutama menghindari binatang pemangsa, mereka menyelamatkan diri dengan cara terbang. Uniknya kadal ini terbang dengan mengembangkan bagian sisi tubuhnya sehingga menyerupai sayap.

Jenis kadal yang mirip naga ini, hidup di hutan-hutan tropis di Asia Tenggara. Terutama banyak ditemukan desa sumurmunding,tegalsari ampel gading pemalang..mereka sering menyebutnya TRELEP

Selasa, 11 Mei 2010

Peraturan Helm SNI di jakarta

BURUAN BELI HELM BERLOGOKAN SNI DI WARUNG TERDEKAT




Dengan di tetapkan nya peraturan bahwa semua pengguna kendaraan bermotor harus mengggunakan helm yang berstandar nasional indonesia atau berlogokan SNI. dan peraturan ini mulai di relalisasikan di jakarta sebagai awalan.jika melanggar konon katanya akan di tilang sebesar Rp 250 000, makanya buruan pada beli helm SNI,, tapi tidak tau juga apa di daerah juga di realisasikan,,? sedangkan penulis belum memiliki helm SNI terus apakah nanti akan di tilang juga,,ampun pak polisi..

SEBAIKNYA ROKOK DI HARAMKAN SAJA


Kiai NU: Filter Rokok Mengandung Darah Babi Harus Dibuktikan
Samsul Hadi



Ilustrasi
Kediri - Kalangan ulama Nahdlatul Ulama (NU) di Kediri mulai menyikapi hasil penelitian ilmuwan asal Belanda, yang menyebut adanya kandungan darah babi pada filter rokok. Mengantisipasi keresahan masyarakat, ulama minta ilmuwan bisa membuktikannya secara ilmiah.

Permintaan tersebut seperti disampaikan Pengasuh Ponpes As'sidiqiyah, KH Anwar Mansyur, yang juga menjabat sebagai penasehat PCNU Kota Kediri. Diakuinya, selain didasarkan pada antisipasi keresahan masyarakat, permintaan tersebut juga disampaikan untuk kepentingan penetapan hukum rokok.

"Pada dasarnya ulama menerima setiap hasil penelitian, siapapun yang melakukan. Tapi alangkah baiknya kalau penelitian itu bisa dibuktikan secara kongkrit kebenarannya," ungkap Gus War, sapaan akbar KH Anwar Mansyur, saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Rabu (7/4/2010).

Untuk pembuktian tersebut, dijelaskan oleh Gus War, bisa dilakukan dengan kalangan ulama yang mendatangi pihak peneliti atau sebaliknya. Hal tersebut juga diakuinya pernah dilakukan di kisaran tahun 1960, pada saat beredarnya kabar bumbu masak mengandung lemak babi.

"Saat itu perwakilan ulama datang ke produsen bumbu masak hanya untuk membuktikan kebenaran kabar yang beredar. Hasilnyapun ternyata tidak benar, dan setelah ditelaah lebih lanjut kabar itu disebarkan hanya karena persaingan usaha," jelas Gus War.

Gus War juga mengungkapkan, apabila temuan ilmuan terkait filter rokok mengandung darah babi terbukti benar, NU yang sebelumnya menghukumi rokok secara makruh juga siap melakukan perubahan dengan menjadikannya haram.

"Hukum itu pada dasarnya dibuat berdasarkan apa yang melatarbelakngi. Nah, saat NU menghukumi rokok makruh belum ada yang namanya filter, yang ada ya tembakau dicampur cengkeh dan dibungkus kertas sek," ungkap kiai yang juga menjadi pengasuh Ponpes Al Amin di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Kota.

Untuk masyarakat saat ini, khususnya bagi umat muslim yang menjadi perokok diakui oleh Gus War tidak perlu resah. Selama temuan ilmuan yang menyebut rokok mengandung lemak babi belum terbukti, NU diakuinya tidak akan merubah hukum rokok dari makruh.

Sebelumnya, sebuah riset terbaru dari seorang ilmuwan Belanda mengguncangkan publik. Dia menemukan kandungan hemoglobin (darah merah) dari babi sebagai salah satu bahan untuk filter rokok.

Fakta mencengangkan ini diungkapkan peneliti dari Eindhoven, Belanda, Christien Meindertsma dan didukung oleh Profesor Kesehatan Masyarakat dari University of Sydney, Simon Chapman. Hemoglobin atau protein darah babi, ternyata digunakan untuk membuat filter rokok agar lebih efektif untuk menangkap bahan kimia berbahaya, sebelum masuk paru-paru seorang perokok.

DIESEL: TROUBLESHOOTING


BLACK SMOKE

To day I will try to explaned about black smoke of exhoust engine

Black smoke can be caused when there is an improper air to fuel ratio. The fuel does not burn completely and the partially burned particles are expelled in the exhaust. One of the most common causes of black smoke is an air inlet restriction. This can be anything from a plugged air cleaner, an intake hose collapsing or anything else causing an air flow problem even plugged exhaust. On automotive applications the airflow through a paper filter is sometimes restricted enough to cause black smoke especially on acceleration. K & N has developed an air filter that allows for excellent filtration as well as plenty of air flow. The filter is also recleanable and can be used up to 50,000 miles without having to be cleaned.

Injector malfunction is also a common cause for black smoke as is incorrect engine timing. Overfueling can also cause black smoke and is one of the reasons setting a fuel system above factory specifications is strongly discouraged. Internal injection pump problems can also result in black smoke.

Senin, 10 Mei 2010

BUDAYA MENYONTEK MENGHANCURKAN BANGSA



Ngepek, nyontek, nurun, dan kawan-kawannya adalah telah kita pahami bersama, bahwa hal itu adalah melakukan kecurangan saat ujian atau ulangan. Caranya macam-macam, mulai dari menulis kunci jawaban di kertas, meja, bangku, HP, atau yang parah adalah menulis di anggota badan, entah itu di daerah kaki, tangan, tau daerah perut lalu mebukaknya saat ujian berlangsung, bekerja sama dengan teman, atau yang lebih hebat adalah membuka buku saat pelaksanaan ulangan (kecuali kalau ulanagnnya bersifat open book). Dan saya yakin, saya pernah melakukannya, baik waktu masih di SD, SMP, SMA, atau sampai kuliah pasis saat ini. Mudah-mudahan kalian tidak.

Ada baiknya kalau saya boleh bertanya kepada kalian semua, kira-kira apa sih yang sedang banyak-banyak terjadi di Negara Indonesia tercinta kita ini dan membudidaya dan mungkin dilestarikan oleh orang Indonesia, baik dari golongan pemerintahan atau sampai tukang tambal ban sekalipun itu??

Kalau kalian menjawab KORUPSI, saya yakin 99% jawaban kalian bener.
Dan ketika saya mengajak kalian untuk membahas dampak dari koropsi, maka kita sudah hapal di luar kepala. Mulai dari kelaparan, kekeringan, putus sekolah, dan sebagainya, mungkin lebih parah lagi kematian. Tapi kalau saya ajak mikir kenapa hati nurani mereka bisa tertutup alias membatu ketika melakukan perbuatan haram yang disebut korupsi tersebut. Padahal sebenarnya dalam diri manusia ada organ tubuh yang bernama hati yang tidak pernah berdusta sekalipun. Saya ambil contoh, ketika ada orang yang meminta-minta dijalan, apa suara hati kita? Pada saat itu suara hati yang timbul dalam hati nurani kita adalah kasihan dan ingin membantunya supaya beban hidupnya tidak seberat itu. Tapi suatu saat ada semacam penutup hati yang menyebabkan hati yang jujur tersebut tidak mampu kita dengar. Penutup itulah yang disebut EGO.

Lalu apa sebabnya perbuatn itu masih saja terjadi di negara tercinta kita, karena belum disadari bahwa korupsi adalah perbuatan yang merugikan. Sesungguhnya itu adalah disebabkan adanya kebiasan buruk yang terus diulang-ulang dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Karena keburukan itu diulang-ulang, akhirnya menjadi kebiasaan yang dianggap baik. Satu contohnya adalah, ketika anak kecil melihat adegan pegangan tangan atau ciuman di televisi, lalu karena perbuatan itu diulang-ulang dan orang tua mereka tidak pernah mengawasinya dan melakukan koreksi atas perbuatan buruk yang dilihat oleh buah hatinya, maka sampai dewasa sekalipun ia akan ,menganggap bahwa ciuman atau pegangan tangan dengan laiki-laki tau perempuan yang bukan muhrimnya adalah bukan perbuatan tercela dan berdosa.

So, sebenarnya ada hubungan apa sih sama diri kita??
Kalau ada pertanyaan, sebenarnya sama tidak sih KORUPSI dengan MENYONTEK?
KORUPSI = MENYONTEK?
Rasanya saya tidak perlu bahas lagi contoh-contoh budaya ketidak jujuran ini, mulai dari menyontek yang dilakukan berjama’ah antara murid dengan murid dan dengan gurunya, guru yang ketahuan mencuri soal UAN, praktek jual beli ijazah, dan kawan-kawannya.

Jadi sudah jelas bahwa penyebab korupsi marak terjadi di Indonesia adalah karena bibit-bibit puntra-putrinya saja telah melakukan tindakan korupsi kecil-kecilan yang disebut nyontek itu sejak dari bangku sekolah. (gimana kalau sudah sukses??).

Saya yakin semua agama tidak ada yang menganjurkan untuk melakukan hal yang positif dengan menghalalkan segala cara. Kesuksesan adalah dimana kita menyadari kekurangan diri kita dan mengoreksinya agar suatu ketika bila kita menghadapi masalah yang sama dapat mengatasinya denga baik. Ingat!!! Bukan menutupi kekurangan kita dengan kebobrokan orang lain. Yakinlah dengan kemampuan diri kita. Kita bisa.. Kita bisa…

“..Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri…” (QS Ar-Ra’d ayat 11)

“Kesuksesan itu tidak dilihat dari beberapa kali mereka mendapat kegagalan, tapi dilihat dari berapa kali ia bangkit dari kegagalan” (Abu Bakar RA)

BATU AJAIB ISRA MI'RAJ

Sebelumnya selamat kepada umat Islam yang merayakan Isra Mi'raj tanggal 30 Juli kemarin, mudah-mudahan makin paham mengenai makna sesungguhnya mi'raj-nya Nabi Muhammad SAW...yaitu Sholat.


Lihat bagian bawah batu ada mobil yang di parkir dan bayangan batu yang memantul diatas permukaan tanah dibawahnya.

Dari milis Ismes, pada 23 Mei 2007, ada postingan tentang “batu melayang” Isra Mi'raj yang ajaib, disertai dengan fotonya pula. Konon, menurut isi postingan yang entah siapa pengirim awalnya itu (sudah di-forward beberapa kali), dikatakan sebagai berikut:

“Bukti kebesaran Allah SWT, batu tempat duduk Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj sampai kini masih tetap melayang di udara. Pada saat Nabi Muhammad mau Mi'raj, batu tsb ikut. Tetapi Nabi SAW menghentakkan kakinya pada batu tsb, maksudnya agar batu tsb tak usah ikut. Kisah Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW tentang batu gantung tsb, yang berada dalam masjid Umar (Dome of the Rock) di Lingkungan Masjidil AQSHA di Jerusalem.”
“Ini foto dari teman saya, sewaktu melawat Al Aqsa (yg sebenarnya) di Jerusalem, Subhanallah ... Foto ini bisa lolos karena tidak diketahui oleh pihak Israel yg menjaga tempatnya dengan sangat ketat. Sampai sekarang mesjid Dome of the Rock ditutup untuk umum, dan Yahudi membuat mesjid lain Al Sakhra tak jauh di sebelahnya dengan kubah "emas" (yang sering terlihat di poster-poster yang disebarkan ke seluruh dunia di mana-mana) dan disebut sebagai Al Aqsa, untuk mengelabui ummat Islam di mana mesjid Al Aqsa yang sebenarnya, yang Nabi Muhammad SAW pernah sebutkan Al Aqsa sebagai "mesjid kubah biru".

“Saat ini mesjid Al Aqsa yang sebenarnya sudah diambil alih oleh Israel, dan rencananya mau dihancurkan untuk diganti sebagai tempat ibadah mereka, karena bersebelahan dengan Tembok Ratapan.”

Topaz Marine

Topaz Marine

img

Topaz Group’s offshore support vessel owning and operating division, Topaz Marine, provides supply and support services to the offshore oil and gas industry. With over 95 vessels, we support major offshore projects in the regions in which we operate, with anchor-handling vessels, platform supply vessels, survey vessels, specialised barges and ice-breakers among many others. Today, Topaz Marine’s offshore vessel operation ranks within the top ten largest in the world.

Topaz Marine has substantial operations throughout the Middle East and the Caspian, with additional vessel operations in North Africa and Southeast Asia. The Middle-East hub of operations is Dubai, from where the fleets of the Topaz Marine units- Nico Middle East, Doha Marine Services and Topaz Marine Saudi Arabia- are deployed. In the Caspian arena, Topaz Marine units- BUE Caspian, BUE Kazakhstan and BUE Turkmenistan- operate a diverse fleet, supporting offshore development and production.

The Topaz Marine division derives the vast majority of its revenue from secure, medium to long-term contracts with major oil heavyweights such as BP, Agip KCO, Saipem and Total. 3% of Topaz’s fleet is deployed in support of hydrocarbon exploration, 77% in support of field development and 20% in support of oil and gas production. Topaz Marine will, in 2009, operate through three strategic business units: Topaz Marine Azerbaijan, Topaz Marine Kazakhstan and Topaz Marine MENA.